Hello! This is
me, El.
Oke, sudah lama
sekali aku tidak mengetik apapun untuk blog ini. It’s not like I want to, I
swear. But reality comes first, right?
And I let you
skip my important moment after my high school era, lol. Yup. I, El, am a
college student now. I’m not entering my college-wannabe since I’m on high
school, though.
Aku sekarang
mahasiswi salah satu sekolah kedinasan bergengsi di Indonesia. Darn it, why is
this so cheesy? Menurutku sih semua kampus sama saja. Bedanya, di sini aku
mendapat tunjangan ikatan dinas (haha).
And once again,
it’s not like I want to, to be very honest.
I was happy
back then, of course. But now I don’t think I can follow the flow here. Too
much pressure—example, ancaman drop out bagi mahasiswa tingkat I (me) tiap
semester. Dan telat sekali aku menyadari bahwa seharusnya aku tidak berada di sini. Seharusnya aku di kampus
normal, sedang membaca novel Shakespeare dengan versi Inggris tulen,
menganalisis isinya, lalu empat tahun kemudian aku menjadi penulis, atau
penerjemah, seperti yang selalu aku bayangkan sejak aku SMP.
Fuck. I want to
cry.
Ok, inti dari
post ini adalah…. Aku tidak akan menulis High School Diaries lagi. College Diaries?
I don’t know, I don’t think I can write my (sad) story on my way to be
government ‘slave’ (kinda).
Aku bahkan lupa
bagaimana cara menulis super galau seperti yang biasanya kulakukan di blog ini.
Blog ini akan
deactive? Maybe not. Sepertinya aku masih butuh diary (haha). Tapi… lihat saja
kelanjutannya. Aku tidak ingin memperusuh blogger sebenarnya, ha.
Doakan aku bisa
bertahan di sekolah ini, oke?
Love.