Monday, 2 September 2013

Bukan Kita Hanya Plumeria

Ini bukan soal aku, kamu, atau bahkan kita
Maka mari tengok plumeria berjatuhan
Saat angin menghapus jejak yang pernah kita bekaskan pada jalanan tanpa aspal,
Ayo tengok plumeria berjatuhan
Kemudian sayup percik air membasahi tanah pucat dambaan kita,
Coba tengok plumeria berjatuhan
Atau ketika detik jam tak sampai di telinga kita,
Amati plumeria berjatuhan
Lihat warna indahnya berubah kecoklatan
Lihat lelah yang menggantung di kedua kantung mata kita
Putuskan sekarang,
Apa ini waktunya kita berpisah jalan?
Lepaskan genggamanmu tiga detik saja dan rasakan,
Apa ini waktunya kita mengambil masa depan?
Gelap takkan berganti walau kamu jemput dengan filsafat
Pelan-pelan saja, carilah pencerahan,
Apa waktu kita habis untuk bermain ayunan?
Matahari tak mau menerangi kaki basah kita,
Awan tak memberi kita banyak pilihan,
Bumi tak berhenti untuk memberi kita waktu tidur panjang,
Jadi katakan padaku sekarang
Apa ini waktunya kita berselamat tinggal?
***
Kamu yang berkembang laksana plumeria merah,
Lepaskan aku dan berlarilah
Kamu yang bertahan dalam tangkai gemuk tak kuat
Tutup matamu dan hitung sampai tiga

Mungkin aku yang mencoklat pertama

Salam
Free Mustache Blue - Pointer Cursors at www.totallyfreecursors.com