Thursday, 28 November 2013

Di Ujung Hujan

DI ujung hujan, kita berpapasan di sekat
Di ujung hujan, kita saling menatap, padat
Di ujung hujan, kita tak mengucap salam
***
Di ujung hujan, aku memandang kejauhan
Gemericik air penyapu rindu yang bertetesan di atas dahan
Lalu siapa yang kuintip dari sudut pincing mataku?
Kamu
Dan senyummu yang lucu
Dan telapak basahmu
Siapa yang kamu tunggu?
Siapa yang kamu beri senyum?
Bolehkah aku berharap itu aku?
***
Di ujung hujan, kamu berjalan pulang
‘Hai’-ku hanya tersisa di tenggorokan
Ayolah, lima detik kupunya sebelum kamu hilang (lagi)
Tapi tidak!
Biarlah awan menggantikan
Bisakah kau dengar gema aneh dari lelautan?
***
Kamu,
Tahukah kamu mengapa aku suka hujan?
Karena hanya ketika hujan  aku bisa memilikimu...
Eh, bukan kamu
Hanya siluetmu
Tapi biarlah,
Intinya kan kamu



Monday, 25 November 2013

Ada bintang kecil di dua matamu
Bersinar biru merengkuh mendung
Ungkap lembayung malu-malu
Ada kasih sendu terpaut dalam dekap hangatmu
Merindu rindu yang telah lama tak kau jemput

Beralas  salju cair beratap awan kelabu
***
Ada satu hal yang ingin sekali kudengar tentangmu
Bagaimana di sana apa kabarmu atau apakah aku
Kau usap lagi dengan tanganmu yang semu
Ini jarak, sayang, bukan hal tabu
***
Ini cinta, sayang, dengarkan aku
Free Mustache Blue - Pointer Cursors at www.totallyfreecursors.com