Friday, 19 July 2013

Maaf membuatmu kecewa. Tetapi bahkan sekuat hatiku tidak sanggup menahan-nahan lagi berbagai keluh untukmu; selama aku berkedok mencintaimu. Apa guna kita saling berpaling, kalau aku tetap diam-diam berdoa pada Tuhan agar memilikimu? Aku terlihat sebodoh itu?
Oh ya, aku bodoh. Karena ocehan tak mutu di atas benar-benar kacau melewati celah air mataku.

Sunday, 14 July 2013

BLUE

The winter had passed
And the spring has come
We have withered
And our hearts are bruised from longing
(I’m singing my blues)
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues)
The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
Under the same sky, at different places
Because you and I are dangerous
I am leaving you
One letter difference from ‘nim’^
It’s cowardly but I’m hiding because I’m not good enough
Cruel breakup is like the end of the road of love
No words can comfort me
Perhaps my lifetime’s last melodrama
Now its final curtain is coming down
I was born and I met you
And I have loved you to death
My cold heart that has been dyed blue
Even with my eyes closed, I can’t feel you
The winter had passed
And the spring has come
We have withered
And our hearts are bruised from longing
(I’m singing my blues)
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues)
The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
I feel like my heart has stopped beating
You and I, frozen there, after a war
Trauma, that has been carved in my head
Once these tears dry up, I will moistly remember my love
I’m neither painful nor lonely
Happiness is all self-talk
I can’t stand something more complicated
It’s no big deal, I don’t care
Inevitable wandering, people come and go
I was born and I met you
And I have loved you to death
My cold heart that has been dyed blue
Even if you have left, I’m still here
The winter had passed
And the spring has come
We have withered
And our hearts are bruised from longing
Again tonight, underneath that blue moonlight
I will probably fall asleep alone
Even in my dreams, I look for you
And wander around while singing this song
(I’m singing my blues)
Used to the blue tears, blue sorrow
(I’m singing my blues)
The love that I have sent away with the floating clouds, oh oh
By; BIGBANG (well, this is English translation)
Source: furahasekai
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat pergi begitu saja tak ucap salam
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat mengacuhkan halo dariku kemudian malah bersembunyi di kerumunan
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat menatapku dingin tanpa memberitahuku dosa apa lagi yang telah kulakukan
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat tersenyum jika melihat yang lainnya kemudian gusar lagi saat aku datang
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat mengadu pada orang lain betapa melelahkannya waktu kusayang
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat menguap bosan waktu ku bercerita panjang lebar
Kamu adalah kesalahan
Terutama saat membalas pesanku hanya dengan satu kata singkat
Kamu adalah kesalahan
Hanya saja hatiku sepertinya tak pernah mau belajar

Thursday, 11 July 2013

Happy fasting, guys! Ramadhan cuma setahun sekali, manfaatkan sebaik mungkin seakan kamu tidak akan menemuinya lagi tahun depan. Lagipula soal umur, siapa yang tahu?

Ironi, Ironi, Ironi, dalam Memori

Andai detik itu mereka tahu, bahwa ini terakhir kali aku bersama mereka. Bisakah mereka tetap  gembira memuakkan seperti itu?
Anda detik itu mereka tahu, bahwa dalam beberapa kejap lagi aku akan menghilang dari setiap sel hidup mereka. Tidakkah mereka sedih akan itu?
***
Kami berjalan beriringan bersama. Menikmati suasana kota sesak bercampur bau hujan. Masing-masing saling melemparkan guyonan, tertawa oleh sesuatu yang tak lucu dan menjengahkan. Mengarungi suatu ironi bernama kehidupan yang kejam namun tak jahat, ramah namun bukan kejujuran. Kami saling tertipu oleh senyum-senyum palsu yang saling kami lemparkan; atau memang hanya aku yang menyadari suatu keganjilan?
Aku mendengar bisik-bisik keluh kesah dari setiap insan, yang dengan kurangajar menyebut diri mereka teman. Salah satu dari mereka membenci yang lainnya, yang lainnya menggerumal betapa menyebalkannya yang lainnya lagi. Yang lainnya lagi mencoba menyukai yang lainnya lagi, padahal tahu kalau yang lainnya lagi sudah disukai oleh yang lainnya lainnya lagi. Yang lainnya lainnya lagi menguap bosan menunggu waktu pulang, dan yang lainnya lainnya lainnya…
Ah, manusia. Betapa rakus mau mereka. Mereka tak bisa hidup sendiri, tetapi selalu sok bangga dengan apa yang (bukan) mereka punya. Mereka menginginkan ini-itu. Dan saat mendapatkannya mereka berkesah ini-anu. Mereka pikir mereka begitu penting sampai Tuhan harus mendahulukan mereka semua. Ya, ‘mereka’. Berapa milyar orang di dunia ini yang selalu berdoa—atau lebih tepatnya memaksa, memerintah—Tuhan agar didahulukan?
Dan doa—paksaan, perintah—itu terkadang sama sekali tidak sepadan dengan apa yang mereka lakukan untuk Tuhan. Ayolah, Tuhan adalah Dzat Paling Dibutuhkan, dan seenaknya kalian ‘memerintah’? Kalian pikir kalian siapa? Sedetik ‘berdoa’, sedetik maksiat. Sedetik tangis, sedetik (mener)tawa(kan).
Wajah manakah kalian, manusia? Apakah yang bersenyum-senyum di hadapan publik, ataukah yang menangis-nangis minta ini-itu-anu pada Tuhan, ataukah yang bermalu-malu dihadapan kecintaan, ataukah yang berbangga-bangga di hadapan teman sebaya?
Hati manakah kalian, manusia?
Suara manakah kalian, manusia?
Lebur hancur musnah luluh lantak, dan tak akan ada lagi salah satu dari kalian yang asli. Kalian adalah pendatang, akibat dari hiruk pikuk palsu yang selama ini dibuat oleh kalian yang dahulu. Kalian adalah jelmaan dari kusutnya benang dalam pikiran masing masing khalayak. Kalian adalah alien, alien yang lahir dari kalian sendiri.
Karena di hidup kalian nyaris tak ada yang asli.
Lalu aku siapa?
Jangan dipikirkan. Karena dalam beberapa kedipan mata, aku akan menghilang.
Akulah yang paling tidak nyata dari kalian…

Monday, 8 July 2013

Being (Un)popular

First thing I wanna say: grammar sucks. So I don't care about what grammar I use. Don't judge someone by her grammar (haha).

Second: being popular. Everyone want to be popular. It's such fate, or life-law, or whatever. Everyone want to be confessed by any other. Unexcept, me. Unexcept you, who read this post. When you get some achievement, all you want to do is yell "I'm a champion! I beat someone!" and BOOM congrats, you're popular.
And in this era, many tools can used to make everyone popular. Youtube, blog (hehe), facebook, instagram (you can check mine: laelatulalfi. Whops!), soundcloud (I have one, but I'm too shy to show it haha), and the last but not least.... TWITTER!
When you have twitter, then you have so many followers, you will be popular! When you have twitter and being popular, everyone will see your instagram, youtube, soundcloud, blog, and blaablaablaa.
Easy, right? Of course! There are many websites we can visit to add our followers instantly. Or you can play such MLM; you follow, you ask for followback, you promote, you ask for promote back, and it continue till unknown.
And the dirty way is; copas. Copy-paste. You copy the other tweet then you paste to your timeline.
The second dirty way; create tweetwar. I can't explain this because it's very....embarassing. The main idea is; you make one gank (should the popular gank. If it's not popular, it will be gratuitous) being angry with your tweet, then... boom! Tweetwar.
But actually, what do we chase? Probably you will have some fans. But it's not impossible you have haters too. Moreover you look for the popularity with dirty ways. It just make you being hateful.
So, be yourself. When you tweet, tweet yourself. When you walk, walk yourself. Because yourself is the most beautiful thing that Allah gave to you. Because Allah made you perfectly. All you need is thank to Him.

Third: grammar sucks. My english is sooo bad then grammar sucks.
GRAMMAR SUCKS, GUYS!
Free Mustache Blue - Pointer Cursors at www.totallyfreecursors.com